Meningkatkan Kapasitas Manajerial di Pusat Kesehatan Masyarakat BLUD Melalui Pelatihan Business Model Canvas: Pendekatan Penelitian Aksi Partisipatif

Penulis

  • Ayu Gede Willdahlia Bisnis Digital, Fakultas Bisnis dan Desain Kreatif, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI)
  • Ni Made Astini Rahayu Bisnis Digital, Fakultas Bisnis dan Desain Kreatif, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI)
  • Eko Maisusanto Bisnis Digital, Fakultas Bisnis dan Desain Kreatif, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI)
  • Made Sudianti Bisnis Digital, Fakultas Bisnis dan Desain Kreatif, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI)

DOI:

https://doi.org/10.58982/jswe.v5i3.1133

Kata Kunci:

Business Model Canvas, Pusat Kesehatan Masyarakat BLUD, kewirausahaan sosial, inovasi layanan kesehatan, keberlanjutan keuangan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan kompetensi inovasi staf di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Kabupaten Gianyar melalui penerapan Business Model Canvas (BMC) sebagai alat manajemen strategis untuk mengembangkan unit layanan berbasis kewirausahaan sosial. Penelitian ini juga bertujuan untuk memperkuat kemandirian finansial sambil mempertahankan fungsi inti layanan kesehatan masyarakat. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui pelatihan intensif Business Model Canvas yang dikembangkan oleh Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur. Metode yang digunakan meliputi presentasi konseptual, diskusi kelompok, simulasi Business Canvas, pengamatan langsung, dan evaluasi berdasarkan kriteria inovasi, kelayakan ekonomi, dan relevansi sosial. Alat yang digunakan meliputi modul pelatihan, lembar kerja BMC, dokumentasi foto dan video, serta laporan evaluasi peserta. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan enam prototipe model bisnis inovatif: Coffee Shop, Spa Usada Bali, Baby Day Care, Layanan Kesehatan Mental, Apotek Obat Tradisional, dan Kantin Sehat. Peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam merumuskan proposisi nilai, mengidentifikasi segmen pelanggan, serta merancang struktur biaya dan aliran pendapatan secara sistematis. Temuan ini menunjukkan pergeseran menuju pola pikir kewirausahaan sosial yang lebih terstruktur dan dapat diterapkan di lembaga BLUD. Studi ini menyiratkan bahwa implementasi BMC secara efektif memperkuat budaya inovasi organisasi dan mendukung strategi keberlanjutan keuangan dalam layanan kesehatan publik regional.

Referensi

rgyris, C., & Schön, D. A. (1996). Organizational learning II: Theory, method, and practice. Reading, MA: Addison-Wesley.

Ariyani, D. (2021). Managerial capacity development in public health institutions: Challenges in regional healthcare services. Journal of Public Health Management, 15(2), 95–108.

Chesbrough, H. (2010). Business model innovation: Opportunities and barriers. Long Range Planning, 43(2–3), 354–363.

Dees, J. G. (2001). The meaning of social entrepreneurship. Stanford University.

Fritscher, B., & Pigneur, Y. (2010). Supporting business model modelling: A compromise between creativity and constraints. Lecture Notes in Computer Science, 5963, 28–43.

Gupta, P., Chauhan, S., Paul, J., & Jaiswal, M. P. (2020). Social entrepreneurship research: A review and future research agenda. Journal of Business Research, 113, 209–229.

Kusumasari, B. (2015). The business model of social entrepreneurship in Indonesia. Journal of Business and Management, 4(1), 45–60.

Levine, S., & Prietula, M. (2014). Open collaboration for innovation: Principles and performance. Organization Science, 26(2), 1–18.

Moore, M. H. (1995). Creating public value: Strategic management in government. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Mulgan, G. (2007). Social innovation: What it is, why it matters and how it can be accelerated. London: The Young Foundation.

Nosratabadi, S., Mosavi, A., Shamshirband, S., Zavadskas, E. K., Rakotonirainy, A., & Chau, K. W. (2019). Sustainable business models: A review. Sustainability, 11(6), 1663.

Nurmelinda, R. D. (2021). Business model canvas as a strategic tool for social enterprise development. A Social Science and Entrepreneurship Journal, 1(2), 59–62.

Osterwalder, A. (2004). The business model ontology: A proposition in a design science approach. University of Lausanne.

Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business model generation: A handbook for visionaries, game changers, and challengers. Hoboken, NJ: Wiley.

Sparviero, S. (2019). The case for a socially oriented business model canvas: The social enterprise model canvas. Journal of Social Entrepreneurship, 10(2), 232–251.

Sun, H., Gupta, P., & Jaiswal, M. (2021). Social business models and value creation in social enterprises. Journal of Social Entrepreneurship, 12(3), 1–18.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-11

Cara Mengutip

Meningkatkan Kapasitas Manajerial di Pusat Kesehatan Masyarakat BLUD Melalui Pelatihan Business Model Canvas: Pendekatan Penelitian Aksi Partisipatif. (2026). Journal of Social Work and Empowerment, 5(3), 350-359. https://doi.org/10.58982/jswe.v5i3.1133