IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPATUHAN PENERAPAN SAK ETAP BAB 23 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR TAHUN 2024

Penulis

  • Deandra Prizka Riani Universitas Stikubank image/svg+xml
  • Achmad Badjuri Universitas Stikubank, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58982/jswe.v5i2.1128

Abstrak

Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan serta mengevaluasi tingkat kepatuhan penerapan SAK ETAP Bab 23 tentang pendapatan pada perusahaan manufaktur tahun 2024 guna meningkatkan kualitas pencatatan dan pelaporan keuangan perusahaan.

Metode Penelitian : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap laporan keuangan serta proses pencatatan pendapatan di Perusahaan Manufaktur. Selain itu, dilakukan pendampingan dan evaluasi dengan membandingkan praktik akuntansi yang diterapkan perusahaan dengan ketentuan SAK ETAP Bab 23.

Hasil Penelitian: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Perusahaan Manufaktur telah menerapkan sebagian besar ketentuan SAK ETAP Bab 23, khususnya dalam pengakuan dan pengukuran pendapatan. Namun, masih terdapat ketidaksesuaian pada aspek pencatatan yang sistematis dan pengungkapan pendapatan dalam laporan keuangan, yang disebabkan oleh keterbatasan pemahaman terhadap standar akuntansi.

Implikasi Penelitian: Implikasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman dan kesadaran pihak CV A terhadap pentingnya penerapan SAK ETAP Bab 23 secara konsisten. Hasil pengabdian diharapkan dapat mendorong perbaikan sistem akuntansi perusahaan sehingga laporan keuangan menjadi lebih akurat, transparan, dan sesuai dengan standar yang berlaku.

 

Kata Kunci : SAK ETAP BAB 23, Pendapatan, Kepatuhan, Laporan Keuangan

 

Referensi

REFERENSI

Alfitri, A. (2014). Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Perajin Mebel Desa Gondangsari Kecamatan Juwiring Kabuaten Klaten. Jupe UNS, Vol. 2, No.2.

Arens, A. E. (2017). Auditing and assurance services (16th ed.). Pearson.

Dewi, E. A. (2016). Aanalisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK ETAP pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Di Bandar Lampung. Jurnal Digital Rerpositora UNILA.

Indonesia, I. A. (2009). Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

Indonesia, I. A. (2018). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Jakarta: IAI.

Indonesia, I. A. (2020). PSAK 24: Imbalan Kerja. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

Indonesia, R. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Jakarta: Republik Indonesia.

Jayanti, I. G. (2022). Pengakuan Liabilitas Imbalan Pascakerja: Suatu Penilaian Going Concern. Politeknik Negeri Bali.

Kasim, E. (2017). Analisis pengaruh pengakuan imbalan kerja terhadap kualitas laporan keuangan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 19(2), 134–147.

Kieso, D. E. (2018). Intermediate accounting (IFRS Edition). Canada: Wiley.

Kurnia, H. (2023). Analisis Perlakuan Akuntansi Imbalan Kerja Jangka Pendek pada PT. BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo Berdasarkan SAK ETAP BAB 23. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Lijow, T. F. (2021). Analisis penerapan standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP) pada PT Bank Perkreditan Rakyat Prisma Dana Manado. Jurnal Ekonomi (JE), 9(2).

Marsha, N. &. (2020). Pengaruh liabilitas imbalan kerja terhadap leverage dan risiko perusahaan. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 12(1), 45–56.

Nazarudin, F. A. (2025). Analisa imbalan pasca kerja berdasarkan SAK ETAP Bab 23 dan pengaruhnya terhadap opini auditor atas laporan keuangan. Jurnal Ekonomi Integra, 15(1).

Norkamsiah, A. I. (2016). Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada Penyusunan Laporan Keuangan. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, Vol. 13, No. 2.

Rahmawati, N. (2019). Kendala pelaporan keuangan pada CV di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi, 15(2), 210–221.

Rizki Rudiantoro, S. V. (2012). Kualitas Laporan Keuangan UMKM serta Implementasi SAK ETAP. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, Vol. 9.

Wibowo, A. & Prabowo (2020). Pengaruh pengendalian internal terhadap risiko salah saji pada usaha kecil. Jurnal Akuntansi Multiparadigma(11(2)), 290–302.

Wijaya, K. (2019). Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan terhadap UMKM serta Prospek Implementasi SAK ETAP. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Universitas Labuhanbatu, Vol. 6, No. 2.

Wulandari, A. (2019). Analisis Penerapan Akuntansi Imbalan Kerja : Kesesuaiannya dengan SAK ETAP BAB 23 tentang Imbalan Kerja pada Salon dan SPA Muslimah Awrada Tanjungpinang. STIE Pembangunan Tanjungpinang.

Yolanda, A. (2025). Evaluasi Kelengkapan Data Transaksi dalam Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK ETAP pada PT ABC. Universitas Lampung.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28

Cara Mengutip

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPATUHAN PENERAPAN SAK ETAP BAB 23 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR TAHUN 2024 . (2026). Journal of Social Work and Empowerment, 5(2), 331-340. https://doi.org/10.58982/jswe.v5i2.1128