Pemberdayaan Kelompok Tani Telaga melalui Pelatihan Pembuatan Biopestisida Berbasis Ecoenzym Limbah Bawang
DOI:
https://doi.org/10.58982/jswe.v5i1.940Kata Kunci:
ecoenzyme, limbah bawang merah, biopestisida, pertanian berkelanjutan, pengabdian masyarakatAbstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dengan tujuan memberdayakan Kelompok Tani Telaga melalui pelatihan pembuatan biopestisida berbasis ecoenzyme dari limbah bawang merah. Permasalahan utama yang dihadapi petani adalah tingginya penggunaan pestisida kimia sintetis yang berdampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, praktik pembuatan, pendampingan, dan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta sebesar 81% setelah mengikuti pelatihan. Produk ecoenzyme diformulasikan dari limbah bawang merah yang diperkaya dengan daun kisela, sereh, dan lengkuas terbukti efektif, murah, dan ramah lingkungan. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola limbah organik, menekan biaya produksi, serta mendukung pertanian berkelanjutan.
Referensi
Bunga, W., Kapa, M. J., Simamora, A. V., Kana, Y. R., & Iburuni, Y. U. R. (2024). Pemanfaatan limbah organik untuk pembuatan eco enzyme pada masyarakat Kelurahan Buraen, Kabupaten Kupang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 228–235. https://doi.org/10.32734/jpkm.v4i2.3816
Daryanti, D., Soemarah, T. K. D., Mardhika Sari, S., Soelistijono, R., & Wiyono, W. (2025). Pembuatan eco-enzyme dari limbah rumah tangga sebagai upaya environmentally sustainable agriculture (ESA) pada kelompok wanita tani Cahaya Rejeki. Ganesha: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 778–784. https://www.researchgate.net/publication/394757372
Hermawan, W., Madyasti, F. S., Kasmara, H., Malini, D. M., Melanie, & Miranti, M. (2023). Pemanfaatan limbah buah dan sayur sebagai ecoenzyme alternatif pestisida sintetis di Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 12(1), 71–76. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.vol12i1.36174
Isdadiyanto, S., Nursabrina, A., & Sunarno, S. (2024). Pengaruh biopestisida kulit bawang merah (Allium cepa) terhadap laju respirasi jangkrik (Gryllus bimaculatus). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 9(2), 158–163. https://doi.org/10.14710/baf.9.2.2024.158-163
Le, M.-T., Vu, D.-P., Nguyen, T. N., & Le, X.-T. (2024). Isolasi sitronelal dan geraniol dari minyak sereh (Cymbopogon winterianus) melalui distilasi fraksional vakum: Pengaruh kondisi operasional terhadap pemisahan. Polish Journal of Chemical Technology, 25(4), 67–80. https://doi.org/10.2478/pjct-2023-0040
Maryanti, A., Wulandari, R., Siagian, S., & Sidoretno, R. (2023). Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Bawang sebagai Antibakteria pada Sediaan Sabun Pencuci Piring. Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 1339–1346.
URL: https://www.researchgate.net/publication/372771011
Muliati, M., Aprilla, S. M., Tamrin, H., Bahar, N., Said, M. R., Zahra, S. F., & Salsabila, N. (2023). Mengoptimalkan pertanian berkelanjutan: Program pelatihan pembuatan eco-enzyme dan POC untuk peningkatan produktivitas tanaman dan kesehatan lingkungan. Abdinegeriku: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–10. https://ojs.unm.ac.id/abdinegeriku/article/view/58874/26522
Rasit, N., Fern, L. H., & Ghani, W. A. W. A. K. (2019). Produksi dan karakterisasi eco-enzyme yang dihasilkan dari limbah tomat dan jeruk serta pengaruhnya terhadap lumpur akuakultur. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(3), 94–101. https://iaeme.com/Home/journal/IJCIET
Sofihidayati, T., Sulistiyono, F. D., & Sari, B. L. (2019). Penetapan kadar flavonoid dan aktivitas antimikroba ekstrak etanol kulit bawang merah (Allium cepa L.) terhadap Staphylococcus aureus. Fitofarmaka: Jurnal Ilmiah Farmasi, 8(2), 73–80. https://www.researchgate.net/publication/337975025__
Sowjanya, M., Srinivasulu, L., Lakshmi, B. K. M., Venkatrayulu, C., & Sainath, S. B. (2023). Phytochemical analysis and antimicrobial activity of Muntingia calabura. Journal of Chemical Health Risks, 13(4), 1041–1050. https://doi.org/10.22034/jchr.2023.1021
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ramdhoani Ramdhoani, Ni Putu Eka Pratiwi, Luh Putu Yuni Widyastuti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







