Studi Literatur Kerangka Konseptual dari Digital Entrepreneurial Self-Efficacy

Penulis

  • Bagus Kusuma Wijaya INSTIKI
  • I Putu Hendika Permana INSTIKI

DOI:

https://doi.org/10.58982/jike.v3i3.1147

Kata Kunci:

Digital Entrepreneurial Self-Efficacy, Digital Entrepreneurship, Social Cognitive Theory, Literature Review

Abstrak

Perkembangan ekonomi digital yang pesat mendorong kebutuhan akan wirausaha yang mampu mengidentifikasi peluang dan beroperasi secara efektif dalam ekosistem digital. Meskipun konstruk efikasi diri kewirausahaan (Entrepreneurial Self-Efficacy/ESE) telah lama diakui sebagai prediktor kewirausahaan, penerapannya dalam konteks digital melalui Digital Entrepreneurial Self-Efficacy (DESE) masih memerlukan kerangka konseptual yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis literatur internasional mengenai DESE guna merumuskan kerangka konseptual integratif yang berbasis Social Cognitive Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan Literature Review (LR) dengan metode analisis sintesis konseptual. Sebanyak 13 artikel jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus dan diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2025 dianalisis melalui empat tahap, yaitu identifikasi literatur, seleksi dan klasifikasi, analisis dan sintesis tematik, serta penyusunan model konseptual. Hasil penelitian mengidentifikasi enam kategori anteseden utama DESE, meliputi pendidikan kewirausahaan digital, pengetahuan kewirausahaan digital, kompetensi dan literasi digital, faktor personal, faktor lingkungan dan dukungan sosial, serta adopsi teknologi. DESE terbukti secara konsisten berperan sebagai mediator antara anteseden tersebut dengan niat kewirausahaan digital (Digital Entrepreneurial Intention/DEI), perilaku kewirausahaan digital, dan kinerja kewirausahaan digital. Variabel digital technology anxiety dan technostress teridentifikasi sebagai moderator negatif yang melemahkan efek DESE terhadap niat kewirausahaan. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual integratif DESE yang memuat empat komponen utama: anteseden (faktor personal, sosial, dan teknologi), mekanisme pembentukan berbasis SCT, variabel moderasi, serta konsekuensi kognitif, behavioral, dan kinerja. Kerangka ini diharapkan dapat memperkuat landasan teoretis pengembangan kewirausahaan digital dan memberikan panduan praktis bagi institusi pendidikan, pembuat kebijakan, dan lembaga inkubasi di Indonesia.

Referensi

Akhter, A. (2022). Examining determinants of digital entrepreneurial intention: A case of graduate students. Problems and Perspectives in Management, 20(3), 153–163. https://doi.org/10.21511/ppm.20(3).2022.13

Akmal, A. N., Maelasari, N., & Lusiana, L. (2025). Pemahaman Deep Learning dalam Pendidikan: Analisis Literatur melalui Metode Systematic Literature Review (SLR). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 3229–3236. https://doi.org/10.54371/JIIP.V8I3.7442

Azkya, N., & Putri, J. (2025). Peran Literasi Keuangan dan Strategi Digital Marketing dalam Membentuk Niat Berwirausaha Mahasiswa. Jebital: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Digital, 2(2), 28–33. https://jurnal.rumahjurnalmandalika.com/index.php/jebital/article/view/37

Bui, H. N. , & Duong, C. D. (2024). ChatGPT adoption in entrepreneurship and digital entrepreneurial intention: A moderated mediation model of technostress and digital entrepreneurial self-efficacy. Equilibrium. Quarterly Journal of Economics and Economic Policy, 19(2), 391–428. https://doi.org/10.24136/eq.3074

Çela, A., Mansi, E., & Morina, F. (2025). Young adults’ pathway to digital entrepreneurship: from ideas to innovation. European Journal of Innovation Management, 28(7), 2909–2939. https://doi.org/10.1108/EJIM-04-2024-0486

Darmanto, S., Darmawan, D., Ekopriyono, A., & Dhani, A. U. (2022). Development of digital entrepreneurial intention model in Uncertain Era. Uncertain Supply Chain Management, 10(3), 1091–1102. https://doi.org/10.5267/j.uscm.2022.7.050

Akhter, A. (2022). Examining determinants of digital entrepreneurial intention: A case of graduate students. Problems and Perspectives in Management, 20(3), 153–163. https://doi.org/10.21511/ppm.20(3).2022.13

Akmal, A. N., Maelasari, N., & Lusiana, L. (2025). Pemahaman Deep Learning dalam Pendidikan: Analisis Literatur melalui Metode Systematic Literature Review (SLR). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 3229–3236. https://doi.org/10.54371/JIIP.V8I3.7442

Azkya, N., & Putri, J. (2025). Peran Literasi Keuangan dan Strategi Digital Marketing dalam Membentuk Niat Berwirausaha Mahasiswa. Jebital: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Digital, 2(2), 28–33. https://jurnal.rumahjurnalmandalika.com/index.php/jebital/article/view/37

Bui, H. N. , & Duong, C. D. (2024). ChatGPT adoption in entrepreneurship and digital entrepreneurial intention: A moderated mediation model of technostress and digital entrepreneurial self-efficacy. Equilibrium. Quarterly Journal of Economics and Economic Policy, 19(2), 391–428. https://doi.org/10.24136/eq.3074

Çela, A., Mansi, E., & Morina, F. (2025). Young adults’ pathway to digital entrepreneurship: from ideas to innovation. European Journal of Innovation Management, 28(7), 2909–2939. https://doi.org/10.1108/EJIM-04-2024-0486

Darmanto, S., Darmawan, D., Ekopriyono, A., & Dhani, A. U. (2022). Development of digital entrepreneurial intention model in Uncertain Era. Uncertain Supply Chain Management, 10(3), 1091–1102. https://doi.org/10.5267/j.uscm.2022.7.050

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Studi Literatur Kerangka Konseptual dari Digital Entrepreneurial Self-Efficacy. (2026). Jurnal Inovasi Ekonomi Dan Keuangan, 3(3), 473-482. https://doi.org/10.58982/jike.v3i3.1147

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama