Rancang Bangun Sensor Kelembaban Tanah Untuk Sistem Irigasi Tanaman Kaktus Berbasis Android
DOI:
https://doi.org/10.58982/krisnadana.v2i2.248Keywords:
Sensor Kelembaban tanah, Node MCU, Sistem Irigasi TanamanAbstract
Kaktus merupakan tumbuhan hijau yang dapat berkembang cukup lama tanpa air dan berasal dari Amerika. Tanaman ini salah satu tanaman hias yang disukai banyak kalangan remaja ataupun dewasa karena ciri yang unik dan istimewa. Kaktus terkenal dengan tanaman sukulen, Permasalah utama yaitu jika tanaman kaktus kekurangan air atau kelebihan dalam menyiram maka akan terjadi kebusukan pada tanaman yang mengakibatkan tanaman mati. Oleh karena itu dibuatlah sistem irigasi pada tanaman kaktus yang memanfaatkan Sensor Kelembaban Tanah (NodeMCU ESP8266) sebagai pembaca kelembaban tanah yang akan di lihat pada aplikasi android. Dengan adanya sistem tersebut masyarakat atau pembudidaya dapat mengontrol dan memonitoring tanaman kaktus, Sehingga dapat merawat tanaman dengan baik dan subur. Dari hasil penelitian ini dapat memonitoring dan mengontrol suatu sensor kelembaban tanah pada tanaman kaktus dengan nilai 30% tanah Kering dan 75% tanah basah.
References
S. Prasetyo and S. Abdullah, “Rancang Bangun Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis Internet of Things Menggunakan NodeMCU dan Telegram,” 2022.
A. K. Bastola, N. Rodriguez, M. Behl, P. Soffiatti, N. P. Rowe, and A. Lendlein, “Cactus-inspired design principles for soft robotics based on 3D printed hydrogel-elastomer systems,” Mater. Des., vol. 202, 2021, doi: 10.1016/j.matdes.2021.109515.
D. P. Diwanti, “Pemanfaatan Pekarangan Rumah Warga Dengan Teknik Budidaya Tanaman Kaktus Hias,” Martabe J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, p. 351, 2021, doi: 10.31604/jpm.v4i1.351-356.
A. K. Nalendra and M. Mujiono, “Perancangan PERANCANGAN IoT (INTERNET OF THINGS) PADA SISTEM IRIGASI TANAMAN CABAI,” Gener. J., vol. 4, no. 2, pp. 61–68, 2020, doi: 10.29407/gj.v4i2.14187.
A. Tambekar, V. Channe, A. Raut, A. Chahodkar, and A. Bhoskar, “Innovation waste collection system using wireless sensor network AKA ‘ Smart Dustbin ,’” Int. Res. J. Eng. Technol., vol. 05, no. 02, pp. 1979–1980, 2018.
M. Muslihudin, W. Renvilia, Taufiq, A. Andoyo, and F. Susanto, “Implementasi Aplikasi Rumah Pintar Berbasis Android Dengan Arduino Microcontroller,” J. Keteknikan dan Sains, vol. 1, no. 1, pp. 23–31, 2018.
K. S. Budi and Y. Pramudya, “Pengembangan Sistem Akuisisi Data Kelembaban Dan Suhu Dengan Menggunakan Sensor Dht11 Dan Arduino Berbasis Iot,” vol. VI, pp. SNF2017-CIP-47-SNF2017-CIP-54, 2018, doi: 10.21009/03.snf2017.02.cip.07.
R. Oktavianus, N. F. Muchlis, J. T. Informatika, F. Teknik, and U. H. Oleo, “Desain Dan Implementasi Sistem Monitoring Kelembaban Tanah Berbasis Android,” semanTIK, vol. 3, no. 2, pp. 259–268, 2018.
A. Dennis, B. H. Wixom, and D. Tegarden, SYSTEMS ANALYSIS & DESAGN An Object-Oriented Approach eith UML, 5th ed., vol. 31, no. 1. 2015. doi: 10.1016/0950-5849(89)90057-8.
F. Almeida and J. Simões, “Moving from waterfall to agile: Perspectives from IT Portuguese companies,” Int. J. Serv. Sci. Manag. Eng. Technol., vol. 10, no. 1, pp. 30–43, 2019.
Downloads
Published
Versions
- 2023-01-30 (2)
- 2023-01-30 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Krisnadana Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





















